witch hazel

witch hazel

Tuesday, 19 October 2010

duduk dan baca baik-baik.

hey, perempuan, jika kamu datang dari keluarga yang berada atau berkecukupan baik materiil maupun immateriil, kemudian kamu dikecewakan oleh seseorang.
dan tepat pada titik itu kamu mulai bertanya, 
'apakah saya selama ini mendapat perhatian yang cukup?'
jawabannya 'ya'
kemudian kamu kembali bertanya,
'lantas mengapa saya kali ini harus kecewa? toh selama ini saya sudah mendapat segenap perhatian dari orang-orang yang begitu menyayangi saya? sehingga kali ini, merasa kecewa, sepertinya tidak apa-apa..'
sekali dua kali sepertinya kamu terlihat seperti perempuan baik.
namun, coba bayangkan pikiran macam itu lahir disetiap konflik atau hubungan yang berpotensi rawan konflik.
apakah kamu, kecuali perempuan masokis?
tidak ada alasan yang pernah membenarkan orang lain menjadi agen penyebab kekecewaan.
selama kamu yakin yang telah kamu lakukan tidak salah & buruk, dan kamu dikecewakan, the problem is theirs, not yours!
pikiran menenangkan macam itu tipikal jawa, dan cenderung tidak sehat.
sudah saatnya kita bersuara dan terlihat buas didepan wajah mereka atas nama kebenaran dan kebaikan, dari pada kenes dan malu-malu tetapi menyimpan keris dipunggung belakang.