witch hazel

witch hazel

Friday, 9 July 2010


I pray
to nobody
to noone
to nothing
:
love
would
eventually
grow
on trees.

Nama belakangku nanindra.
Kau tahu orang eropa begitu kaku dan hanya memanggil nama belakangmu dan menambahkan sedikit nona atau nyonya.
Nama itu aku suka mendengarnya saat diucap.
Dra membuat bibirmu tidak terkatup, begitu pula Nin, dan tentunya Na.
Huruf vokal begitu lantang terdengar dan mulutmu tidak dibungkam paksa.

Meski menjijikkan untuk kau dengar, biarlah, tapi aku selalu sedih saat satu kata yang diucapkan orang mengandung konsonan B, F, M, P, V, W.
Bibir mereka seperti diperintah kawin paksa. Dan suara yang terdengar juga memutus alunan yang bagus.
Cobalah sendiri kalau kau tidak percaya.
Call me freak, i don’t mind.


Dalam sansekerta, nama belakangku punya arti&makna yang bagus.
Menghindari salah kaprah, lebih baik kau browse saja.
Disini aku tidak mau menjabarkan artinya.
Orang tuaku bahkan begitu mengimani makna dari keseluruhan nama anaknya, dan yang menguntungkan adalah.. Mendapat banyak pengecualian dan pemaafan.
Terjaga hingga larut malam, bekerja hampir 24 jam, dan perkara penting lainnya, karena nama dan takdir mereka memaafkan.
Menyenangkan ya punya orang tua yang bertanggung jawab atas tindakan.
Begitu siap akan konsekuensi.
Cermat menghitung resiko.
Dan begitu eropa.

Jadi salah siapa kalau aku ini suka duduk ngangkang?